Ajarkan Anak Melatih dan Mengembangkan Bakat

Saat ini orangtua cenderung berkeinginan untuk mendorong putera-puterinya yang masih berusia belia untuk mengembangkan bakat mereka. Sampai-sampai orangtua rela merogoh dalam-dalam koceknya untuk mengirim anak-anaknya ke kursus melukis, nyanyi, piano, fotografi dan kursus lainnya yang tergolong cukup mahal demi mengembangkan bakat anak-anaknya.

Padahal akan lebih bijak jika sebagai orangtua kita dapat memberikan ruang atau pilihan terhadap anak untuk memilih apa yang diinginkannya. Jangan sampai keinginan kita menjadi paksaan bagi anak yang membuat mereka tidak dapat mengontrol kemampuannya dan pada akhirnya hanya akan membuat anak stres dan tertekan.

Nah, di bawah ini adalah saran bagaimana untuk mengajak anak untuk belajar mengembangkan bakat mereka.

1. Kenali Bakat Anak

Sebelum terburu-buru memutuskan memilih serangkaian kegiatan les untuk anak. Sebagai orangtua, kita perlu mengetahui hal apa saja yang menjadi minat anak sejak ia kecil, apakah anda sering mendengar anak-anak bernyanyi, apakah anda sering melihat anak menggoyang-goyangkan badannya atau mungkin anda lebih melihat anak anda sering bermain dengan pianonya. Dengan begini anda akan dapat mengetahui apa yang menjadi bakat mereka. Selain itu, bantulah anak-anak anda mengenali bakat mereka.

2. Dorong Anak Untuk Selalu Berlatih

Mengembangkan dan melatih bakat anak yang kedua bisa anda lakukan dengan terus memberikan dorongan pada anak untuk selalu berlatih mengasah bakatnya menjadi sesuatu yang lebih berharga. Misalkan jika anak anda senang bermain piano mintalah anak untuk selalu berlatih dan jangan pernah menyerah. Selain itu, pujian anda pada anak akan menumbuhkan rasa percaya diri dan jiwa optimis pada anak sehingga semangatnya untuk berlatih menjadi bertambah.

3. Berikan Kebebasan Pada Anak Untuk Memilih

Memaksakan keinginan kita pada anak tentu menjadi hal yang kurang bijak, anak mungkin saja tertekan dengan keinginan kita karena hal ini tidak sejalur dengan hobbynya. Untuk itu berikan keleluasaan anak untuk memilih apa yang diinginkannya. Dengan begitu ibu harus siap dengan pilihannya dan harus tetap mendorong anak untuk terus berlatih. Setelah anda berupaya keras untuk mendorong mereka namun pada akhirnya anak tetap bermalas-malasan dan tidak serius katakan pada mereka bahwa itu adalah pilihan mereka sendiri. Jangan sampai di kemudian hari anak merasa menyesal dan tidak mau mengembangkan bakat mereka.

Demikian beberapa tips hebat dalam melatih dan mengembangkan bakat pada anak. Bakat anak yang terus dilatih dan dikembangkan akan menjadi sesuatu yang berguna untuk kehidupannya kelak.

Sumber :  Bidanku.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *